5 Style Lebaran 2018 Yang Bisa Kamu Contoh Dari Selebgram



Sebagai pengguna aktif media sosial dan sering mengunggah foto di Instagram, kalian pasti familiar dong dengan tagar #hijabootd atau hijab out fit of the day. Tagar merupakan salah satu cara menelusuri postingan di Instagram yang cukup mudah dan hasilnya pun efektif. Kira-kira bisa nggak ya, tagar itu kita gunakan untuk mencari style lebaran 2018? Biasanya sebagai pengguna Instagram kita tentu sudah sangat familiar dengan apa yang disebut dengan selebgram. Nah, kali ini saya pingin melihat kir-kira selebgram hijab mana yang cara berpakaiannya bisa dicontoh untuk style saat lebaran nanti. 


Kalau membicarakan soal selebgram berhijab, ada dua nama yang langsung melekat di kepala saya, yang pertama ada Dian Pelangi dan Zahratul Jannah. Keduanya saya kenal lewat Instagram sejak tahun 2010an. Nah, selain dua orang itu tentu saja ada banyak sekali selebgram yang juga berprofesi sebagai desainer baju muslim yang karya-karya dan gaya kesehariannya cukup masuk ke selera berpakaian saya. Jadi, selain mengulas gaya berpakaian para selebgram ini, saya juga bakalan berbagi pilihan desainer dan gaya berpakaian mana yang selama ini jadi rujukan saya.

Lihat juga tren busana idul Fitri  tahun lalu, di sini. 

1. Kami Idea

Sejak tahun 2009 brand ini muncul dengan hijab shawl berbahan kaus dengan pola tie dye, saya langsung jatuh hati dengan karya-karyanya. Kami Idea adalah merek baju siap pakai asal Jakarta. Pendirinya Istafiana Candarini, Nadya Karina dan Afina Candarini. Dengan potongan baju yang unik dan longgar, baju-baju Kami Idea bikin bagian bawah badan saya yang cenderung besar bisa tertutupi. Model kaftan yang simpel dipadu dengan printed hijab seperti ini rasanya effortless untuk dikenakan saat Idul Fitri nanti.


2. Dian Pelangi 

Awal-awal mengenakan hijab di tahun 2009, blog Dian Pelangi yang The Merchant Daughter adalah salah satu blog yang hampir setiap hari saya kunjungi. Menurut saya kiprah Dian Pelangi dalam membentuk selera fashion para hijabers sangat kuat di tanah air. Hampir semua tren_kecuali tren menggunakan hijab lilit ala konde_pernah saya jajal. Dan entah mengapa, sejak mengenal cara berpakaian Dian Pelangi, rasanya lebih mudah bagi saya untuk meninggalkan bawahan model celana, apalagi yang ketat. Untuk situasi formal dan pesta, tampilan dan gaya berpakaian Dian Pelangi termasuk yang bisa masuk ke selera saya. Apalagi sebagai penggemar pola tie dye dan etnik. Warna-warna cerah dan kesan bold juga bisa dipilih agar tampilan kita selama Idul Fitri terlihat rapi dan elegan.




3. Jenahara 

Untuk tampilan yang unik dan eksperimental, pilihan saya jatuh pada gaya berpakaian Jenahara. Pilihan warna hitam dan bold, lagi-lagi menarik perhatian saya. Untuk mengenakan model pakaian ini, rasanya nyaman dan lagi-lagi nggak terlihat terlalu berusaha untuk mencuri perhatian. Awal mula saya tertarik dengan desain baju milik Jenahara, lagi-lagi karena mengoleksi beberapa shawl hijabnya yang memiliki model two tone. Lihat deh, bebeberapa gayanya yang terkesan santai tapi tetap punya statement fashion tersendiri. 




4. Zahratul Jannah 
Seorang ibu yang ngehits di Instagram ini, nggak begitu suka dirinya disebut sebagai selebgram. Ia lebih suka dikenal sebagai social media influencer dengan harapan bisa memberi pengaruh baik yang positif bagi orang-orang sekeliling, baik melalui Instagram atau pun media sosial lainnya. Awalnya saya mengikuti beberapa tutorial hijab yang sering dibagikannya via media sosial. Setelah memperhatikan gaya-gayanya yang relatif monokromatik, basic, dan dengan tone warna yang lembut, saya langsung menyukai gaya berbusananya. Potongan-potongan yang sederhana dan terkesan basic banget memberikan kesan tampilan yang nyaman dan mudah dikenakan dalam keseharian. 





5. @strngrrr

Kalau boleh mengulang kembali masa-masa kuliah, rasanya saya ingin mengenakan hijab dan gaya berpakaian ala @strngrrr atau yang memiliki nama asli Intan Khasanah. Gaya hijabnya terkesan agak tomboy dan mengusung tema street style. Nuansa stripe juga terlihat sangat menonjol pada fashion hijab ala Intan. Aksesori yang ia kenakan pun hanya tas, dan terkadang jam tangan. Simpel dan nyaman untuk dikenakan sehari-hari. 




Terus bagaimana kita bisa mengaplikasikan gaya-gaya tersebut untuk tampilan saat idul fitri nanti? 

Gaya berpakaian saya ketika Idul Fitri, sebisa mungkin yang paling nyaman, simpel, tetapi tetap memiliki fashion statement. Nggak bakal rasanya menemukan saya mengenakan pakaian Idul Fitri yang terlalu berat, misalnya baju-baju dengan payet atau berbahan brokat. 

Soal potongan, selain harus longgar, juga punya kelebihan yang bisa menutupi kekurangan tubuh bagian bawah karena bentuknya yang pear-like, hehehe. Pilihan bahannya juga nggak boleh yang bikin gampang gerah, dan gampang kelihatan kotor. Kalau bisa malah bisa dikenakan semenjak sholat Idul Fitri sampai ke acara silaturahmi. 

Kalau mau cari inpirasi lain, bisa mampir ke sini

Sebenarnya, apa saja dih, Do and Dont's gaya berpakaian saat Idul Fitri. Simak gambar di bawah ya. Selamat memilih dan memilah style yang paling pas buatmu, ya. 


Do : 

1. Pakai baju yang nyaman dikenakan dan sesuai dengan karakter serta kebutuhan aktivitas hari itu. 
2. Pilih bahan yang tidak mudah kusut atau kotor apabila akan dipakai seharian. 
3. Kenakan pakaian dengan bahan yang menyerap keringat. 

Don't : 

1. Memakai baju yang ketat dan memperlihatkan bentuk tubuh atau baju yang memuat tulisan-tulisan yang kurang pas dipakai saat beribadah.
2. Mengenakan aksesoris yang berlebihan, dan warna pakaian yang terlalu mencolok.
3. Mengenakan pakaian yang terlalu identik dengan aktivitas yang casual atau aktivitas olahraga. 

No comments

Powered by Blogger.