Lebih Mindful Dalam Memilih Produk Susu Siap Minum

Lebih Mindful Dalam Memilih Produk Susu Siap Minum

Temen-temen, siapa di sini yang suka mengonsumsi susu siap minum? Saat memilih produk susu siap minum, apa yang menjadi pertimbangan kalian? Kalau saya, selain rasa, komposisi dari produk susu itu juga jadi pertimbangan. Nah di hari Selasa (6/4) yang lalu, saya diberi kesempatan oleh komunitas Mom Blogger Community (MBC) untuk mengikuti webinar ‘Konsumsi Berkesadaran untuk Pilihan Asupan yang Lebih Sehat dan Lebih Baik, Investasi Kesehatan untuk Masa Depan’ bersama Frisian Flag Indonesia. Dari webinar tersebut saya jadi belajar bagaimana agar lebih mindful ketika memilih produk susu siap minum. 

Yup, kalau bicara soal mindful eating, mindful consumption juga masuk lho, ke dalam salah satu poin pentingnya. Tentang apa itu mindful eating, bisa teman-teman baca dengan mengklik tautannya, ya. 

Jadi dalam mindful eating, kita juga harus belajar mengenali darimana sebuah produk makanan berasal, apa saja kandungannya, serta apa manfaatnya buat tubuh. 

Produk susu siap minum kan biasanya karena alasan kepraktisannya banyak dikonsumsi sebagai minuman rekreasional, buat jajan atau ngemil lah istilahnya. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kita milihnya asal-asalan dong. 

Kebetulan banget nih, saya termasuk penggemar Frisian Flag Coconut Delight, jadi waktu ikutan webinar ini antusias banget ikut nyimaknya, karena pengin tahu lebih jauh tentang produk kesukaan saya. 

Konsumsi Berkesadaran untuk Pilihan Asupan yang Lebih Sehat dan Lebih Baik, Investasi Kesehatan untuk Masa Depan’ bersama Frisian Flag Indonesia.


Awalnya saya tuh, suka karena rasanya enak, ada rasa kelapa yang bikin cita rasanya legit, plus manisnya juga pas. Dan ini jadi andalan kalau mau bikin minuman yang bisa diolah dengan berbagai bahan lain, misalnya di-blend bareng buah atau untuk smoothies

Frisian Flag Indonesia Terapkan Logo ‘Pilihan Lebih Sehat’ Pada Kemasan Produk Susu Siap Minum


Di webinar kemarin, dihadiri para narasumber yang keren-keren, ada Dra. Rita Endang., Apt., M.Kes, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Seala Septiani, S. Gz, M. Gizi, Nutrisionis Andrew F. Saputro, Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia. 

Dari para narasumber, saya jadi tahu bahwa berdasarkan studi, ternyata masa pandemi ini juga meningkatkan resiko seseorang mengalami obesitas. 

Kalau dipikir-pikir, ada benernya juga sih, bayangin gara-gara terbatas keluar rumah, kita kan sering banget pesan-antar makanan,  mager juga. Lalu, kebanyakan lebih sering konsumsi makanan kemasan. 

Kalau sudah seperti itu, pada memerhatikan nggak sih, label pada kemasannya, termasuk juga kandungan atau komposisi dari makanan atau minuman tersebut? 

Duh, jangan-jangan selama ini cuma sekadar konsumsi saja, tapi kurang mindful dengan apa yang dikonsumsi. Jangan mindless ya, teman-teman. 

Ini yang perlu dilakukan sebelum membeli dan mengonsumsi produk susu siap minum atau produk kemasan lainnya : 

Perhatikan, beberapa hal yang disarankan oleh BPOM, yaitu: 

1. Cek kemasan. 

2. Cek label. 

3. Cek izin edar. 

4. Cek tanggal kedaluwarsa. 

Tahukah teman-teman, bahwa setiap produk pangan olahan harus mencantumkan beberapa hal, dan semua itu ternyata merupakan peraturan dari BPOM No. 31 tahun 2018 tentang label pangan olahan. 

Disebutkan pada pasal 43, beberapa poin pentingnya antara lain : 

Paling tidak ada lima hal yang harus dicantumkan, yaitu : takaran saji, jumlah sajian per kemasan, jenis dan kandungan zat gizi dan nongizi, persentase AKG, serta catatan kaki 

Keterangan kandungan gizi dan/atau non gizi wajib dicantumkan pada label pencantuman dalam bentuk tabel informasi nilai gizi persyaratan dan tata cara pencantuman informasi nilai gizi (ING) sesuai peraturan perundang-undangan, yaitu peraturan BPOM no 22 tahun 2019 tentang ING pada label. 

Pencantuman ING ini wajib ada pada kemasan pada pangan olahan, kecuali kopi bubuk, teh bubuk/serbuk, teh celup, air minum dalam kemasan, rempah-rempah, herba, bumbu dan kondimen. ING dilarang untuk dicantumkan pada label minuman beralkohol. 

Sementara itu, untuk produk susu siap minum, apa sih yang harus teman-teman perhatikan sebelum mengonsumsinya? 

Susu adalah natural source, termasuk salah satu pangan yang kaya akan zat gizi, ada 3 yang utama yaitu protein, kalsium, fosfor, dan juga magnesium," papar Seala Septiani, S. Gz, M. Gizi, Nutrisionis.
Sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas, mudah dicerna, serta praktis untuk dikonsumsi, susu menjadi salah satu pilihan asupan bermanfaat untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi harian." tambahnya lagi. 

Tapi benarkah susu siap minum yang teman-teman konsumsi sudah sehat dan mengandung nilai gizi seperti yang disebutkan di atas? 

Apa yang bisa kita lakukan agar nggak salah pilih? 

Frisian Flag Coconut Delight dengan Logo Lebih Sehat


Menjawab kebutuhan tersebut, Frisian Flag Indonesia (FFI) telah menerapkan logo ‘Pilihan Lebih Sehat’ pada rangkaian susu cair siap minum FRISIAN FLAG® Purefarm dengan pilihan ukuran terlengkap: 225ml, 450ml dan 900ml - dalam berbagai varian rasa, di antaranya: Full Cream, Coconut Delight, Ketan Hitam, dan Sweet Delight, juga varian rendah lemak rasa French Vanilla dan Californian Strawberry. Bahkan, untuk varian Full Cream, penerapan tanpa gula tambahan juga telah diberlakukan. 

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Dra. Rita Endang., Apt., M.Kes, menyatakan: 

“Ada syarat yang harus dipenuhi oleh produk siap minum untuk bisa mendapatkan logo ‘Pilihan Lebih Sehat’ dengan contreng hijau pada bagian utama label, yakni kandungan gula maksimum adalah 6 gram per 100ml.” 

Nah, dengan begitu bisa merasa tenang kan karena logonya bukan sekadar logo saja teman-teman, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian FFI terhadap anjuran dan upaya BPOM dalam mendukung bahan pangan sehat, sehingga penting sekali diberikan label yang terkait dengan informasi nilai gizi, serta juga memperhatikan GGL gula garam lemak.

Nggak hanya itu saja teman-teman, FFI juga berkomitmen untuk menghadirkan produk dan kemasan yang lebih ramah lingkungan, yang ditandai dengan logo Forest Stewardship Council (FSC). 

Logo tersebut artinya, bahan baku untuk kemasan karton yang digunakan berasal dari sumber yang dikelola dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 

Ditambah lagi dengan kehadiran inovasi sedotan kertas pada rangkaian produk susu siap minum rendah lemak, makin bikin saya semakin cinta. sama Frisian Flag Coconut Delight.

Pencantuman logo pilihan lebih sehat di produk-produk susu siap minum Frisian Flag Indonesia
Pilihan mindful saya sehabis berolahraga

Frisian Flag Coconut Delight
Salah satu olahan Frisian Flag coconut Delight dibuat menjadi Korean Strawberry Milk 

Pencantuman logo pilihan lebih sehat di produk-produk susu siap minum Frisian Flag Indonesia, diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memilih produk yang lebih sehat, produk yang lebih baik, dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita masing-masing. 

1 comment:

  1. Waahh yang Coconut Delight ini juara sih rasanya! Favoritku! Dulu di kantor lama, sering banget tiap pagi atau pas jam istirahat ke Alfamart di bawah untuk beli ini. Hehe

    ReplyDelete

Powered by Blogger.